Rumah & Interaksi

Bagi semua orang memiliki hunian yang nyaman dan asri adalah mimpi, terlebih jika satu hunian ini selalu menjadi tempat kita berlabuh untuk membagikan cerita yang sudah kita lalui, baik saat matahari terbit hingga matahari sudah tertidur. Membagikan setiap cerita dalam 1 atap adalah sebuah interaksi yang mengkuatkan sisi penghuni tersebut, senang dan duka sudah menjadi santapan sehari-hari nya. Bayangkan saja jika tidak ada cerita apapun dalam 1 atap tersebut, rasanya benar… Rumah tersebut tidak berpenghuni… Rumah tersebut tidak bisa saling berkomunikasi dengan penduduk setempat, dan mungkin ketidaknyaman nya penghuni di dalam rumah tersebut akan goyah.

Sama halnya sesama manusia, rumah pun harus memiliki sebuah interaksi yang cukup untuk memberi kesahatan pada rumah tersebut. Mengapa demikian? Interaksi untuk rumah disini bisa saja kita sama kan dengan “Furniture” jika halnya rumah di isi dengan padatnya berbagai barang, mungkin pengelola rumah tidak akan nyaman dan bisa saja barang yang tidak terpakai di buang dan menjadi pencemaran lingkungan. Atau mungkin kapasitas rumah yang seharusnya di isi oleh maksimal 5 orang menjadi 10 orang, mungkin oksigen dirumah tersebut akan terkuras abis oleh datang nya 5 orang tadi, sehingga membuat kita tidak nyaman. Namun, apabila mengisi hunian yang kita kelola dengan benar benar cukup baik dari segi pemilihan furniture maupun kapasitas orang yang tinggal akan menciptakan suasana yang nyaman, asri dan penuh dengan kebahagiaan. Mencari kebahagiaan bisa melalui rumah, jangan jadikan rumah adalah “tempat untuk tidur” mungkin biasanya kita susah beradaptasi atau canggung dengan interaksi, karena seolah-olah hanya tempat untuk tidur saja. Berbeda jika kita menjadikan rumah adalah “tempat untuk menuangkan cerita” dari cerita yang singkat bisa menjadi kebahagiaan, dari cerita di dapur memasak bersama keluarga terdekat mungkin bisa jadi hal yang bahagia atau dari ruang tengah alias tempat semua berkumpul sesama keluarga menjadi hal yang sangat berbahagia, bayangkan saja jika di atap ini kita selalu mendapat kebahagiaan yang di ciptakan oleh sang pengelola tersebut.

Bagaimana jika ada masalah? Pasti, semua orang selalu dihadapkan oleh berbagai masalah yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi nya dengan rasa tenang dan kepala dingin sehingga tidak menimbulkan perpecahan di sebuah interaksi dalam 1 atap.

Menciptakan suasana asri dan nyaman itu bukan hanya dari lokasi hunian yang berada di dataran tinggi, atau lingkungan yang asri bahkan berada di tempat yang tidak ramai, tetapi dari sebuah interaksi di dalam rumah. Kita pernah melihat orang – orang yang berada di pinggiran kota yang memiliki rumah atau hunian yang se adanya, tapi coba lihat kembali? Mereka semua bahagia berada di tempat seperti itu (Kumuh) karena apa? Karena mereka menciptakan sebuah kebahagiaan melalui interaksi. Hal yang terpenting adalah kita harus bisa menjaga kesahatan di dalam rumah baik secara komunikasi maupun lingkungan sekitar rumah…

Apa yang kalian bayangkan jika mendengar sebuah kata Rumah? Banyak dari kalian yang mempunyai versi masing – masing arti dan definisi mengenai rumah, benar begitu kan? Dan coba kalian bayangkan jika kita memiliki sebuah rumah dan selalu mendapatkan interaksi yang menyenangkan, mungkin ketika kalian pergi untuk bekerja baru saja berjalan sudah rindu dengan rumah.

Rumah…. Adalah tempat bagi kita semua untuk beristirahat dan tempat kita semua untuk memberikan cerita dan rumah adalah tempat kita mempersatukan kebahagiaan. Home It’s Best Place In The World

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.